Berita

Kesbangpol Akan Jadi Andalan Kemendagri

Selasa Kliwon, 26 Januari 2016 09:49 WIB 804

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) di seluruh Indonesia akan diperkuat. Posisinya pun bakal ditingkatkan menjadi instansi vertikal alias jadi aparatur pusat yang bertugas di daerah. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan mengandalkan Kesbangpol sebagai mata dan telinganya dalam melakukan deteksi dini. 

Menurut Tjahjo, di tengah merebaknya bahaya terorisme serta makin menyebarnya faham radikalisme, deteksi dini jadi kunci untuk menangkal hal itu. Salah satu instansi yang diandalkan Kemendagri dalam melakukan deteksi dini adalah Kesbangpol. 

"Ini tak semata tugas kepolisian, BIN, TNI, tapi juga tugas dari Kesbangpol dan ini harus juga dibantu masyarakat," kata Menteri Tjahjo.

Aparatur pemerintahan, khususnya camat dan juga jajaran Kesbangpol, lanjut Tjahjo, harus mampu menggerakkan dan mengorganisir masyarakat, sehingga mereka mampu ikut serta melakukan deteksi dini. 

"Pak Camat dan Kesbangpol harus ingat, bahwa di samping ada Kapolsek, Danramil, juga ada tokoh adat dan agama. Ajak mereka, berdayakan dan organisir, bersama-sama melakukan deteksi dini," pesan Tjahjo.

Ke depan, kata Tjahjo, Kesbangpol perannya sangat vital dan strategis, karena langsung di bawah komando pemerintah pusat, dalam hal ini Kemendagri. Karena itu, ia meminta jajaran Kesbangpol bisa cepat bergerak ketika ada gejala atau potensi yang ditenggarai dapat mengancam keutuhan NKRI. 

"Kesbangpol  harus cepat bergerak kalau memang ada gejala ancaman," tuturnya.

Tidak lupa, Tjahjo juga mengingatkan, agar jajaran Kesbangpol menjalin koordinasi yang intens dengan kepolisian, BIN dan TNI. Kementeriannya sendiri akan terus menguatkan kemampuan jajaran Kesbangpol di seluruh Indonesia sehingga mampu diandalkan untuk melakukan deteksi dini. Jajaran Kesbangpol akan diberi bekal ilmu dan strategi intelijen. 

"Jajaran Kesbangpol harus memahami dan menguasai aspek-aspek intelijen dengan baik. Ini sedang kita lakukan. Dan sekarang sudah berjalan," ujarnya. (berita kesbangpol/zonalima.com)