Berita

Ini Pertimbangan Pemerintah Tetapkan 1 Juni Sebagai Hari Lahir Pancasila

Jumat Wage, 3 Juni 2016 08:02 WIB 551

Mendagri Tjahjo Kumolo menyebut bulan Juni sebagai bulan Bung Karno karena pada 1 Juni tahun 1945, nilai-nilai Pancasila disampaikan oleh Bung Karno dalam sidang BPUPKI. Juni juga lekat dengan sejarah terkait Bung Karno.

"Bulan Juni adalah bulan Bung Karno, lahirnya Pancasila kita peringati, lahirnya Bung Karno proklamator penggali Pancasila juga bulan Juni. Wafatnya Bung Karno presiden pertama juga bulan Juni. MPR juga memulai setiap 1 Juni mengulang pidato Bung Karno".

Pada tanggal 1 Juni pula dilaksanakan upacara peringatan Pancasila yang pertama kali digelar usai ditetapkan sebagai Hari Lahirnya Pancasila. Tjahjo berharap agar semua instansi dan masyarakat dapat berlaku hormat kepada bendera merah putih, pembacaan teks Pancasila, dan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang berpadu di dalam upacara sehingga bisa menyatukan keberagaman yang ada.

"Sebagai negara merdeka sudah 70 tahun ini, sudah disepakati Pancasila dasar negara, maka Hari Lahir Pancasila ini perlu dibuat keputusan pemerintah keputusan rakyat yang menyatakan 1 Juni adalah Hari Lahirnya Pancasila. Ini penting karena Pancasila berfungsi sebagai alat efektif untuk mempertautkan kebesaran negara ini yang beragam," ujar Tjahjo.

"Hari ini momen yang baik, tentunya dasar negara, alat perekat, kita jujur mengakui Pancasila 1 Juni yang disampaikan Bung Karno sudah menjadi keputusan bersama, bagian dari proses sejarah bangsa," imbuhnya.

Ia berpesan, dalam mengambil keputusan politik pembangunan dari pemerintah pusat hingga ke daerah, parpol dan masyarakat harus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila. Meski ada perbedaan pendapat, namun tetap ada proses musyawarah dan mufakat yang bisa dilakukan. (Berita Kesbangpol/detik.com)