Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bantul menyelenggarakan kegiatan Pemantapan Wawasan Kebangsaan bagi Masyarakat yang bertempat di Pendopo Bapak Mujimin, Dronco, Kalurahan Girirejo, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul pada hari Rabu 20-08-2026 Malam. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya wawasan kebangsaan, persatuan, serta nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Bantul Jumakir, anggota DPRD Kabupaten Bantul dari Fraksi PDI Perjuangan Suratman, S.T., Sekretaris Komisi A DPRD Kabupaten Bantul Dhonny Kristanto, serta Mayor Cba Suryadi selaku Kasdim 0729 Bantul.
Dari jajaran Bakesbangpol Kabupaten Bantul turut hadir Deni Ngajis Hartono, S.STP., MPA, Sekretaris Bakesbangpol Bantul, Arum Bidayati, S.IP., MPA, Kepala Bidang Kesatuan Bangsa, serta Tim Kerja Wawasan Kebangsaan Bakesbangpol Kabupaten Bantul. Kegiatan juga diikuti oleh peserta dari Karang Taruna Girirejo.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penguatan mengenai pentingnya wawasan kebangsaan sebagai landasan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Wawasan kebangsaan tidak hanya berkaitan dengan pemahaman terhadap sejarah dan nilai-nilai kebangsaan, tetapi juga bagaimana setiap warga negara mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Generasi muda, khususnya anggota Karang Taruna, memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan dan membangun kehidupan sosial yang harmonis. Di tengah perkembangan teknologi informasi dan media sosial yang begitu pesat, pemuda diharapkan mampu menjadi generasi yang cerdas, kritis, dan bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi.
Melalui kegiatan ini, Bakesbangpol Bantul mendorong masyarakat untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, UUD 1945, dan semangat Negara Kesatuan Republik Indonesia. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga kerukunan, toleransi, serta mencegah berkembangnya berbagai bentuk konflik dan paham yang dapat mengancam persatuan masyarakat.
Selain itu, kegiatan Pemantapan Wawasan Kebangsaan juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, TNI, serta unsur masyarakat dalam membangun ketahanan sosial dan kebangsaan di Kabupaten Bantul. Kolaborasi tersebut menjadi penting agar nilai-nilai kebangsaan tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi juga diwujudkan melalui sikap dan tindakan nyata di lingkungan masyarakat.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan peserta, khususnya Karang Taruna Girirejo, dapat menjadi agen penggerak dalam menumbuhkan semangat gotong royong, toleransi, kepedulian sosial, dan cinta tanah air. Semangat kebangsaan yang kuat di tingkat masyarakat menjadi modal penting untuk mewujudkan Kabupaten Bantul yang aman, harmonis, dan tetap menjunjung tinggi persatuan dalam keberagaman.
