Penguatan Ideologi Pancasila di Magelang, Wujudkan Generasi Berkarakter dan Berwawasan Kebangsaan

Magelang – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bantul menyelenggarakan kegiatan Penguatan Ideologi Pancasila pada Senin, 29 Juni 2026, bertempat di Kampung Ulu Resort, Kabupaten Magelang. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai unsur masyarakat sebagai upaya memperkuat pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

 

Kegiatan menghadirkan dua narasumber, yaitu 

  1. Titis Ajeng Ganis Mareti, S.T., selaku Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bantul, 
  2. Mashadi, S.Sos., Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Magelang.

Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan di era globalisasi dan perkembangan teknologi informasi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat semangat persatuan dan kesatuan, serta meningkatkan rasa cinta tanah air di tengah keberagaman bangsa Indonesia.

 

Dalam pemaparannya, Titis Ajeng Ganis Mareti, S.T. menekankan bahwa Pancasila harus menjadi landasan dalam setiap aspek kehidupan, baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat, maupun penyelenggaraan pemerintahan. Menurutnya, penguatan ideologi Pancasila merupakan tanggung jawab bersama agar nilai-nilai kebangsaan tetap terjaga dan mampu menjadi benteng menghadapi berbagai pengaruh negatif yang dapat mengancam persatuan bangsa.

 

Sementara itu, Mashadi, S.Sos. menyampaikan materi mengenai pentingnya menjaga semangat nasionalisme, toleransi, serta memperkuat wawasan kebangsaan sebagai modal utama dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta lingkungan yang damai, rukun, dan saling menghargai.

 

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab, sehingga peserta dapat berdialog langsung dengan narasumber mengenai berbagai isu kebangsaan yang berkembang saat ini. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap pentingnya menjaga ideologi Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

 

Melalui kegiatan Penguatan Ideologi Pancasila ini, diharapkan peserta mampu menjadi agen perubahan yang dapat menanamkan serta menyebarluaskan nilai-nilai Pancasila di lingkungan masing-masing. Dengan demikian, semangat persatuan, toleransi, dan nasionalisme akan terus tumbuh sebagai modal utama dalam mewujudkan masyarakat yang harmonis, berkarakter, dan berdaya saing.