Bantul – Dalam upaya memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya demokrasi yang sehat dan partisipatif, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bantul menggelar kegiatan dialog politik bertajuk "Membangun Demokrasi dari Desa" pada Selasa, 27 Agustus 2025.
Acara yang berlangsung di Padukuhan Bondalem, Kalurahan Sumbermulyo, Kapanewon Bambanglipuro ini dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bantul Bapak Stephanus Heru Wismantara, S.I.P,M.M. Kegiatan menghadirkan dua narasumber, yakni Ibu Dra. Ani Widayani, MIP dan Bapak Suwandi Danu Subroto, yang masing-masing menyampaikan materi terkait pentingnya peran masyarakat desa dalam menjaga iklim demokrasi yang inklusif dan berkelanjutan.
Dialog ini diikuti oleh para pemuda Karang Taruna Bondalem yang antusias memberikan pertanyaan dan pandangan seputar dinamika demokrasi, khususnya dalam konteks kehidupan bermasyarakat di tingkat desa. Melalui kegiatan ini, diharapkan para generasi muda dapat memahami bahwa desa merupakan fondasi penting bagi tumbuh kembangnya praktik demokrasi, sekaligus menjadi ruang belajar untuk melahirkan pemimpin yang berintegritas.
Kepala Badan Kesbangpol dalam sambutannya menyampaikan bahwa demokrasi tidak hanya dimaknai sebatas proses pemilu, namun juga partisipasi aktif warga dalam pembangunan, musyawarah, serta menjaga persatuan dan gotong royong. Oleh karena itu, keterlibatan pemuda menjadi kunci dalam membangun desa yang lebih demokratis dan maju.