Dialog Politik: Mewujudkan Masyarakat Cerdas Berpolitik di Era Digital di kembaran Tamantirto Kasihan, Bantul

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bantul menyelenggarakan kegiatan Dialog Politik dengan tema “Mewujudkan Masyarakat Cerdas Berpolitik di Era Digital” yang bertempat di Warung Yu Jum, Jl. Kembaran No. 94, Kasihan, Tamantirto, Kapanewon Kasihan, Bantul pada Selasa, 03 Mei 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pendidikan Politik kepada masyarakat, yang bertujuan untuk meningkatkan literasi politik warga serta membangun kesadaran kritis dalam menyikapi perkembangan informasi di era digital.

 

Acara dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Badan Kesbangpol Bantul, Bapak Yulius Suharta, S.Sos., M.Si, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kondusivitas daerah melalui partisipasi politik yang cerdas, santun, dan bertanggung jawab. Beliau menyampaikan bahwa derasnya arus informasi di media sosial harus diimbangi dengan kemampuan memilah informasi yang benar agar tidak mudah terprovokasi oleh hoaks maupun isu-isu yang dapat memecah belah persatuan.

 

Hadir sebagai narasumber dalam dialog tersebut:

  1. Bapak Jumakir, Ketua Komisi A DPRD Bantul
  2. Bapak Stephanus Heru Wismatara, S.I.P., M.M, tokoh masyarakat

 

Dalam pemaparannya, Bapak Jumakir menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun budaya politik yang sehat dan partisipatif. Ia juga mengajak masyarakat untuk menggunakan hak politik secara bijak serta aktif mengawal kebijakan publik.

 

Sementara itu, Bapak Stephanus Heru Wismatara menekankan bahwa kecerdasan berpolitik di era digital tidak hanya sebatas memahami proses demokrasi, tetapi juga mencakup kemampuan berpikir kritis, menjaga etika dalam bermedia sosial, serta mengedepankan dialog yang konstruktif.

 

Kegiatan ini juga dihadiri oleh:

  1. Bapak Deni Ngajis Hartono, S.STP., MPA (Sekretaris Badan Kesbangpol Bantul)
  2. Ibu Novita Pristiani Dewi, S.St (Kepala Bidang Poldagri dan Ormas Kesbangpol Bantul)
  3. Tim Kerja Pendidikan Politik Kesbangpol Bantul

Dialog berlangsung secara interaktif dengan sesi tanya jawab antara narasumber dan peserta. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan dan pandangan yang disampaikan terkait dinamika politik lokal maupun nasional, serta tantangan bermedia sosial menjelang momentum politik.

 

Melalui kegiatan ini, Badan Kesbangpol Bantul berharap dapat terus mendorong terwujudnya masyarakat Bantul yang semakin cerdas, kritis, dan berintegritas dalam kehidupan berpolitik, sekaligus menjaga stabilitas dan persatuan di Kabupaten Bantul.