Bantul — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bantul menyelenggarakan kegiatan dialog politik dengan tema “Mewujudkan Masyarakat Cerdas Berpolitik di Era Digital” yang bertempat di Pendopo Adem Ayem, Padukuhan Piring, Kalurahan Srihardono, Kapanewon Pundong, Bantul Pada Senin, 09 Maret 2026.
Kegiatan ini dibuka oleh Plt. Kepala Badan Kesbangpol Bantul, Yulius Suharta, S.Sos., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa literasi politik yang baik sangat penting bagi masyarakat, khususnya di era digital saat ini yang ditandai dengan arus informasi yang sangat cepat. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan mampu menyaring informasi, memahami proses politik secara bijak, serta berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab dalam kehidupan demokrasi.
Dialog politik ini menghadirkan dua narasumber, yaitu
- Muhammad Dhavid, S.Pt., Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Bantul,
- Taat Setyabudi, M.Pd., tokoh masyarakat.
Dalam pemaparannya, para narasumber menyampaikan pentingnya peningkatan pemahaman politik masyarakat agar mampu menghadapi tantangan di era digital, termasuk maraknya informasi yang belum tentu benar atau menyesatkan.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi antara narasumber dan peserta untuk membahas berbagai isu terkait pendidikan politik, partisipasi masyarakat, serta peran warga dalam menjaga kehidupan demokrasi yang sehat dan kondusif.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut:
- Novita Pristiani Dewi, S.St., Kepala Bidang Poldagri dan Ormas
- Nur Albait, S.E., M.M.,
- Tim Kerja Pendidikan Politik Kesbangpol Bantul.
Melalui kegiatan dialog politik ini, diharapkan masyarakat semakin memiliki kesadaran dan kecerdasan dalam berpolitik, mampu bersikap kritis terhadap informasi yang beredar, serta berperan aktif dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Bantul.
