Pembinaan bahaya narkoba bagi masyarakat, di Karangan, Srigading, Sanden

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bantul menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Bahaya Narkoba bagi masyarakat yang berlangsung di Warung Dhahar Mbah Suro, Jl. Samas Km 23, Srigading, Sanden, Bantul pada Kamis, 26 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di tingkat akar rumput.

 

Acara dibuka secara resmi oleh Deni Ngajis Hartono, S.STP., M.PA selaku Sekretaris Badan Kesbangpol Kabupaten Bantul. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan dari ancaman narkoba yang kian kompleks dan menyasar berbagai kalangan usia. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di wilayahnya.

 

Hadir sebagai narasumber, Nanda Paramita, S.Sos., Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNNK Bantul, yang memberikan pemaparan komprehensif mengenai jenis-jenis narkotika, dampak kesehatan fisik dan mental akibat penyalahgunaan, hingga strategi pencegahan berbasis keluarga dan komunitas. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa pencegahan paling efektif dimulai dari lingkungan terdekat, terutama keluarga, dengan membangun komunikasi yang terbuka dan pengawasan yang bijak.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut 

  1. H. Suradal selaku Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bantul Fraksi PKB, 
  2. Arum Bidayati, S.IP., M.PA selaku Kepala Bidang Kesatuan Bangsa Badan Kesbangpol Kabupaten Bantul, serta 
  3. Tim P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) Kesbangpol Kabupaten Bantul.

 

Peserta kegiatan merupakan perwakilan masyarakat Mereka tampak antusias mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Berbagai pertanyaan diajukan, mulai dari cara mengenali ciri-ciri pengguna narkoba hingga langkah konkret yang dapat dilakukan masyarakat untuk mencegah peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba semakin meningkat. Selain itu, sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba di Kabupaten Bantul.