Pembinaan Bahaya Narkoba Bagi Pelajar SMP N 3 Kasihan, Tekankan Pentingnya Waspada Sejak Dini

Kasihan — Dalam rangka meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bantul menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Bahaya Narkoba bagi Pelajar di SMP Negeri 3 Kasihan pada Senin, 2 Februari 2026.

 

Kegiatan yang berlangsung di Jl. Ngentak–Kalirandu, Gendeng, Bangunjiwo, Kasihan tersebut dibuka secara resmi oleh Bapak Supriyanta, SSTP, selaku Plt. Sekretaris Bakesbangpol Kabupaten Bantul. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pembinaan dan edukasi kepada pelajar agar memiliki ketahanan diri terhadap pengaruh negatif narkoba. Menurutnya, Generasi muda harus menjadi pelopor dalam menjaga diri dan lingkungan sekolah dari bahaya narkoba. Pencegahan harus dimulai dari kesadaran individu.

 

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 50 peserta, yang terdiri atas guru pendamping serta perwakilan siswa dari OSIS dan MPK SMP N 3 Kasihan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah narasumber di antaranya:

  1. Bapak Jumakir, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Bantul;
  2. Muhammad Zainal Abidin, S.H., M.H, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Bantul;

Dalam paparannya, para narasumber menyampaikan materi mengenai bahaya narkoba dari berbagai sudut pandang — mulai dari aspek hukum, sosial, hingga dampak psikologis terhadap remaja. Muhammad Zainal Abidin menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga dapat merusak masa depan generasi muda.

Sementara itu, Drs. Tri Heriyanto, M.Pd, selaku Kepala Sekolah, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah. “Melalui kegiatan pembinaan seperti ini, siswa dapat memperoleh pengetahuan yang benar tentang narkoba serta membentengi diri dari pengaruh buruknya,” tuturnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para pelajar SMP N 3 Kasihan dapat menjadi agen perubahan yang berperan aktif dalam mengkampanyekan hidup sehat tanpa narkoba di lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar.