Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2024

        Dengan semaraknya pagi ini tanggal 1 Juni 2024, langit terang bersinar menyambut peringatan yang istimewa yaitu Hari Lahir Pancasila. Sebuah momen yang penuh dengan makna.

Susunan petugas upacara pada hari ini adalah:
1. Perwira Upacara, R. Jati Bayu Subroto, S.H. M.Hum.
2. Komandan Upacara, AKP Rumpoko dari Polres Bantul.
3. Pembaca UUD 1945, Kurnia Anggraini, staf Satpol PP Bantul.
4. Pengibar Bendera, Paskibraka Bantul tahun 2023.
5. Pembaca Doa, Zainudin dari Kantor Kementrian Agama Kabupaten Bantul.
6. Paduan Suara, Harmoni Projotamansari Kabupaten Bantul.
 

   Di tengah gemuruh lantunan lagu kebangsaan, momen ini menjadi panggung penghormatan terhadap nilai-nilai luhur Pancasila. Dengan serangkaian acara yang sarat makna, peringatan ini tidak hanya menjadi momentum refleksi, tetapi juga panggilan untuk menjaga keutuhan dan keberagaman bangsa.


Komandan upacara membacakan pidato dari Kepala Badan Pembina Ideologi Pancasila pada upacara peringatan hari lahir Pancasila tanggal 1 Juni 2024. 


Beberapa poin penting yang dapat diambil dari pidato tersebut adalah:


1. Peringatan Hari Lahir Pancasila: Pidato dimulai dengan pengingatan bahwa tanggal 1 Juni adalah hari lahir Pancasila, yang pertama kali diperkenalkan oleh Bung Karno pada tahun 1945.

 

2. Tema Peringatan Tahun Ini : Tema peringatan tahun ini adalah "Pancasila, Simbol Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045". Hal ini menekankan bahwa Pancasila adalah simbol persatuan di tengah keberagaman menuju Indonesia yang maju dan mandiri.

 

3. Makna dan Nilai Pancasila: Pancasila dipandang sebagai anugerah dari Tuhan yang maha esa bagi bangsa Indonesia, dengan nilai-nilai luhur seperti inklusivitas, toleransi, dan gotong royong.

 

4. Pentingnya Pembumian Pancasila: Kepala Badan Pembina Ideologi Pancasila mengajak semua komponen bangsa untuk membumikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

 

5. Pancasila dalam Menghadapi Tantangan: Pancasila telah terbukti mempersatukan bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan sejarah dan globalisasi teknologi dan informasi.

 

6. Tantangan Global dan Pancasila: Situasi global yang ditandai oleh kemajuan teknologi menjadi tantangan tersendiri bagi bangsa Indonesia, di mana Pancasila diharapkan menjadi filter untuk menghindari disorientasi di masa depan.

 

7. Pancasila dan Generasi Muda: Generasi muda, terutama kaum milenial dan gen-z, diharapkan menjadi pelaku utama dalam pembangunan bangsa dengan mengutamakan nilai-nilai Pancasila.

 

8. Keberhasilan Bangsa Indonesia: Bersyukur atas keberhasilan dalam menjaga stabilitas ekonomi, sosial, dan politik, yang merupakan sumbangan gotong royong seluruh anak bangsa dengan ideologi Pancasila sebagai pondasi dasarnya.

 

9. Demokrasi yang Matang: Bangsa Indonesia telah melewati pemilihan umum yang demokratis secara aman dan damai, menegaskan kedaulatan rakyat, konstitusi, serta persatuan dan kesatuan bangsa.


10. Ajakan Bersama: Pidato diakhiri dengan ajakan kepada semua komponen bangsa untuk bersama-sama merayakan hari lahir Pancasila dengan semangat gotong royong dan menjaga kerukunan serta keutuhan sebagai wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila.


11. Harapan dan Doa: Harapan bahwa peringatan hari lahir Pancasila ini dapat memompa semangat semua orang untuk terus mengamalkan Pancasila demi Indonesia yang maju, adil, makmur, dan berwibawa, serta doa kepada Tuhan agar memberikan perlindungan dan petunjuk kepada bangsa dan negara Indonesia.


Dengan poin-poin ini, pidato tersebut menyoroti pentingnya Pancasila sebagai ideologi persatuan dalam membangun Indonesia yang maju dan berdaulat.

“AR”